Kamis, 12 April 2018

BEAUTY TALK : TENTANG PELEMBAB



Pict. from skin.co.id
Hallo. . . 

Sebenarnya saya bingung mau sok nyapa reader dengan basa basi yang bagaimana lagi. Dikarenakan kadang-kadang saya anaknya kurang kreatif terutama di momen saya sedang malas. Ya sudah cukup dengan hallo saja mudah-mudahan bisa meninggalkan kesan mendalam di hati pembaca blog ini sehingga blog saya cukup menarik untuk kalian teruskan membacanya. 

Seperti judul di atas, kali ini saya mau ngobrolin soal pelembab atau bahasa inggrisnya moisturizer, atau bahasa umumnya (toilet kali umum) day cream /night cream. Gitu lah pokoknya. 

Mungkin terdengar tidak menariq ya teman-teman topik kali ini. Tapi demi memenuhi pertanyaan dari orang yang nanya-nanya ke saya soal pelembab, ya daripada saya ceramah langsung ke orangnya dan pegel mending saya bikin ulasannya di blog. Jadi ter-susu-n dengan baik, juga blog saya kan jadi nambah postingannya. Tapi sesungguhnya ini adalah pengalihan issue aja karena alasan sesungguhnya tak lain dan tak bukan karena saya anaknya baiq hati, jadi ada orang tanya, ya saya jawab se-detil mungkin sampe bela-belain bikin tulisan ini. Ok, ini semua karena aku terlalu B-A-I-K. Sekian. 

Gaes, pelembab itu penting ya bukan sekedar formalitas untuk dipakai. Fungsinya banyak banget untuk menjaga kulit kita tetap SEHAT. Ya, SEHAT. Kulit yang sehat bukan melulu kulit yang putih. Kulit yang sehat adalah yang terjaga kadar kelembabannya, tidak kering, terlihat garis yang jelas, juga bebas jerawat atau komedo. 

Kita mesti sadar kalau kulit adalah bagian terbesar dari tubuh kita. Peran dia besar sekali terutaman dalam melindungi tubuh kita dari banyaknya efek buruk. Ibarat kastil, kulit itu seperti benteng. Kalau bentengnya ga kokoh udah pada keropos gimana bisa melindungi kastil di dalamnya kan? Coba bayangkan kalau kulit kita ga dirawat dengan baik, bisa jadi pertahanannya juga melemah. Kinerjanya ga sebagus kulit yang terawat. Udah masuk akal belom? 

As we know, sinar matahari jaman now itu lebih alay dari jaman 90-an saya masih lucu-lucunya. Panasnya udah agak di atas ga wajar, radikal bebas di mana-mana, sinar UV yang membawa dampak buruk hingga ke level menyebabkan kanker kulit. Makanya perlu banget melindungi lapisan kulit wajah kita yang setiap harinya selalu kontak langsung dengan hal-hal tersebut. Sekilas kira-kira begitu ya fungsinya pelembab. Nah biar lebih jelas lagi, saya buatkan poin-poin manfaatnya berikut nih :

  •          Melembabkan wajah
Sudah barang tentu fungsi utama sebuah pelembab ya melembabkan dong ya. Lembab itu beda dengan kulit berminyak ya. Kalau berminyak kulit cenderung shiny dan lengket, sedangkan lembab itu kondisi wajah terhidrasi dengan baik dan kenyal. 
Pict. from Alodokter.co.id
  •     Mencegah kulit menjadi kering
Mungkin gak banyak yang jenis kulitnya kering di daerah dekat pesisir seperti Cirebon ini. Mayoritasnya mengeluh soal kulit berminyak. Tapi ada juga kok yang jenis kulitnya kering. Dan memang kondisi kulit pun bisa berubah-ubah. Seperti saya, aslinya kulit saya ini berminyak tapi belakangan malah jadi kering yang sampe ngelupas halus. Setelah saya merasakan bagaimana rasanya ngurus kulit yang kering begini, jujur saja saya agak kerepotan. Sehari saja saya ga pakai pelembab kulit rasanya kasar. Kalau bedakan atau pakai bb cream gampang banget keliatan dry patches nya. Oleh karena itu, mengaplikasikan pelembab seketika setelah mandi jadi rutinitas wajib saya.

Tapi bukan berarti yang pakai pelembab yang jenis kulitnya kering aja. Gak lo ya. Kulit berminyak juga butuh pelembab. Karena tipe kulit berminyak itu sebenarnya kulit mengalami dehidrasi di bagian dalam sehingga kelenjar minyak merespon dengan produksi minyak yang berlebih. Makanya kulit berminyak TETAP butuh pelembab. 
  • Membantu membuat kulit terlihat awet muda
Selain berfungsi utama sebagai agen untuk melembabkan kulit, pelembab sekarang udah canggih-canggih. Banyak banget kandungan utamanya yang berperan sebagai agen pencerah misalnya yang mengandung niacinamide. Juga ada yang mengandung bahan utama retinol yang fungsinya membuat kulit terjaga ke-awet-mudaannya (bahasa apa ini).

Begini lo logikanya. Kalau kulit terhidrasi dengan baik dan rutin, pasti kulit akan terjaga elastisitasnya. Iya berasa kenyal terus, kencang, gak gampang keriput. Apalagi saat mengaplikasikan pelembab itu kita menggunakan gerakan agak memijat wajah yang bisa membuat peredaran darah sekitar wajah dan leher menjadi lancar dan efeknya signifikan banget loh untuk regenerasi sel baru. 
  • Meminimalisir banyak masalah kulit
Masalah kulit itu banyak. Termasuk kulit kering, berminyak dan sensitif. Belum lagi masalah jerawat, bekas jerawat, flek dan noda hitam. Itu semua merupakan masalah kulit. Dengan rajin menggunakan pelembab yang tepat untuk masalah kulit kita, maka masalah-masalah tersebut dapat diatasi dan dicegah dengan baik dan lebih cepat dibandingkan dengan kulit yang ga pernah dikasih nutrisi apa-apa. Ingat harus pelembab yang TEPAT SESUAI PERMASALAHAN KULIT.
  • Sebagai proteksi terhadap radikal bebas dan sinar UV
Pelembab jaman now apalagi merk lokal, banyak banget yang mengandung SPF. Tau kan fungsi SPF. Ya menangkal sinar matahari. Jadi yang malas pakai sunblock atau sunscreen udah paket simple banget pakai pelembab yang ada SPF nya. 
Pict. from Productnation.com

Sudah tau pentingnya pakai pelembab sekarang tinggal bingung gimana cara pilih pelembab yang bagus kan katanya harus sesuai dengan jenis dan permasalah kulit wajah? Tenang, ini lah fungsinya saya buat post ini untuk menenangkan jiwa-jiwa kalian yang ingin tau banyak hal soal pelembab tapi malas cari sumber bacaan lain. Iya ga apa sih, mampir nya sering-sering kesini aja. Di sini suka banyak pembahasan kurang faedah kok, jadi ga bikin pusing yang bacanya daripada baca berita gosip infoteymen kan??

Saya secara pribadi, punya kulit yang picky banget. Banyak produk pelembab drugstore atau lokal yang gampang dicari di swalayan sudah pernah saya coba tapi hasilnya kulit malah jadi jerawatan, susah sembuh, kadang terasa cekit-cekit. Dan itu terjadi sampai dengan sekarang kalau saya pakai pelembab merk lokal. Mungkin masih banyak produk lokal yang pakai bahan-bahan tertentu yang gak ramah di kulit saya ini. Makanya penting buat saya untuk tau jenis dan kandungan apa yang ada dalam produk skincare sebelum saya berani mencobanya. Tips dari saya untuk memilih pelembab adalah :

1.       Cari pelembab ber SPF
Biar ga repot! Cari aja pelembab yang sudah memiliki SPF supaya kawan-kawan malasku tidak ada alasan untuk gak punya waktu pakai pelembab setiap hari. SPF 15 katanya sih sudah cukup melindungi tapi lebih dari itu malah lebih baik.

Garnier Sakura White Moisturizer SPF 21 

2.       PABA FREE, OIL FREE, Non Comedogenic/won’t clog pores
Ini ter-PENTING! Bahan-bahan di atas itu sangat berpengaruh terhadap kulit. Biar pun yang punya jenis kulit kering memang pelembab dengan bahas dasar air bukan minyak adalah tetap yang terbaik. Karena sifat air itu menghidrasi sedangkan minyak dikhawatirkan akan menyumbat pori yang akhirnya menimbulkan komedo bahkan jerawat. Makanya ga heran kalau ada yang bilang pakai pelembab malah jerawatan.

Cari lah pelembab yang bahan dasar nya air. Bisa di lihat di dekripsi produknya atau dus box produknya, ingridients paling awalnya water berarti dia berbasis air. Selain ringan di kulit wajah jadi ga bikin risih saat dipakai, pelembab berbahan dasar air lebih baik dalam soal menghidrasi wajah.

3.       Ber-label dermatologist tested
Saya ga akan bahas panjang deh soal ini. Pandangan saya soal dermatologist tested simpel saja, kalau sudah teruji oleh ahlinya dalam hal ini adalah dermatologist, berarti saya ga perlu terlalu khawatir dengan dampak alergi yang akan ditimbulkan dari produk tersebut. Karena biasanya label dermatologist-tested ini minim resiko alergi. 

Pict. from Kompasiana

4.       Mengandung banyak vitamin 
      Vitamin A atau retinol, atau retinoid acid, atau nama-nama lainnya yang bisa kalian search di google bisa membantu meremajakan kulit dan menghindari penuaan dini, flek hitam, keriput dan rona wajah tidak merata. Sedangkan vitamin B5 dapat memperkuat jaringan kulit. Vitamin C berperan sebagai anti oksidan yang bagus untuk menangkal radikal bebas dan mencerahkan kulit. Yang terakhir umumnya ada dalam skincare adalah vitamin E yang baik untuk melindungi dari kerusakan kulit juga baik untuk pertumbuhan sel baru.   
 

Tinggal pilih saja kandungan mana yang paling cocok untuk masalah kulit kalian. Selesai deh. 

Dalam kasus saya 4 poin di atas itu wajib terpenuhi, tapi eh ada lagi kriteria skincare saya yaitu harus minim pemakaian parfum/fragrance. Malah kalau bisa yang fragrance free. Karena saya sangat gak akur sama skincare yang wangi apalagi yang wanginya lebay pasti kulit saya akan berakhir iritasi dan muncul bump di bawah kulit yang sakit gara-gara itu. Jadi baiknya memang kalian mengenali dulu dengan sangat amat baik jenis kulit kalian. Dan memang harus trial erorr dulu dalam pemakaian pelembab mana yang paling cocok dan tepat untuk kulit kita.


Kalau udah punya pelembab yang cocok, ya waktunya dipakai lah masa diliatin aja? Waktu terbaik menggunakan pelembab adalah setelah mandi atau lebih tepatnya setelah cuci muka dalam keadaan wajah yang bersih dan kering. Bukan yang kering banget setelah 1 jam cuci muka baru dipakai pelembabnya ya. Maksud saya, pakai pelembabnya setelah kamu usap wajah kamu pakai handuk gitu loo. (Baiknya kalau kalian cuci muka jangan gosok-gosok mukanya pakai handuk ya, cukup di tempelin aja handuknya di wajah terus ditekan-tekan halus nanti juga airnya terserap sendiri).
Pict from Korean skincare tips.com

Pakai pelembab kamu 2x sehari minimal. Di pagi hari dan malam hari. Selalu, always, selamanya seperti itu demi mendapatkan kulit yang sehat ya ga boleh malas. Pelembab ga hanya penting dipakai dipagi hari tapi juga di sangat baik dipakai pada malam hari sebelum tidur karena biasanya saat bangun tidur kita akan mengalami dehidrasi jadi dengan memakai pelembab, kulit tetap terjaga hidrasinya saat bangun pagi nanti, selain itu pada malam hari sel kulit bekerja jauh lebih baik dari waktu lain sehingga manfaat pelembabnya bisa terserap lebih baik. 

Selain itu memakai pelembab setelah shaving (biasanya untuk laki-laki), juga sangat baik untuk menghindari resiko iritasi. 

Tips dari saya untuk memakai pelembab adalah selalu oleskan pelembab kamu ke seluruh wajah dengan ukuran yang pas jangan kebanyakan jangan juga terlalu pelit. Secukupnya saja. Aplikasikan dengan gerakan memutar ke arah atas dengan jari melawan arah jarum jam. Kenapa? Karena supaya kulit tidak mengendur, tetap kencang, dan aliran darah mengalir dengan baik. 


Rekomendasi pelembab yang mudah ditemui di drugstore dong? Sayangnya saya ga bisa melakukan ini, kecuali silahkan cek saja beberapa review saya tentang beberapa produk yang pernah saya mention atau review di blogpost sebelumnya.

Kenapa? Karena sekali lagi jenis kulit setiap orang berbeda, dengan permasalahan dan kebutuhan yang beda. Sekalipun sama, ya muka nya beda dong masa muka kita samaan ya gak mau lah, enak aja. Tingkat toleransi wajah saya dengan yang lain mungkin berbeda jadi merk yang sama belum tentu bekerja dengan sama walaupun degan jenis kulit wajah yang sama. Paham? Kalau ga ya udah saya sudah pegal mengocehnya nih jadi kalian tolong yang peka yak, tolong. 

Yang jelas banyak banget swalayan atau drugstore yang jual pelembab di daerah Cirebon kok. Hypermart ada, Yogya, atau drugstore macam Watsons dan Guardian juga ada. Jangan suka beli skincare di tempat yang ga dipercaya ya gaes, ini PENTING. P-E-N-T-I-N-G! Saya selalu menyarankan lebih baik kalian nge-mall beli deh tuh disitu daripada tempat lain yang gak jelas.

Brand nya kalian bisa pilih sesuka hati, dari yang harga murah, middle sampai agak mahal. Ada Wardah, Acnes, Hada Labo, Loreal, Garnier, Pond’s dll. Banyak dah, saya bukan sales jadi monmaap ga sanggup sebut satu-satu.

Baiklah sekian beauty talk yang panjang ini. Mungkin masih belum lengkap, tapi ga apa apa barangkali nanti saya buat lagi lanjutannya di next post. Kalau disini nanti kepanjangan saya pun malas nulisnya. Thank you for reading.



1 komentar: